Cerita Pendek Pengalaman Pribadiku
Kehilangan laptop di Mesjid
Oleh : Syammary Naufal
Siswa : SMA Negeri 5 Binjai
Kelas : XII IPA 1
Awal cerita nya
begini, saya lupa kapan itu terjadi, saya lupa tanggal nya dan saya juga lupa
kapan hari itu terjadi, intinya pengalaman itu membuat saya shock dan sangat
sedih, tapi tidak sampai membuat saya nangis, karena saya masih memiliki iman.
Hehe....
Pada suatu sore
hari tepat nya kurang lebih jam setengah 6 sore, mantan guru Fisika saya ketika
di SMP negeri 1 binjai, yang bernama “Joyo Martono” yang biasanya saya sebut
dengan panggilan akrab saya “Pak joy”.
Ketika itu ia
datang ke rumah saya menaiki keretanya, yaitu Shogun. Dan kedatangan nya itu
bertujuan untuk mengambil jari-jari atau yang sering disebut Aloy TDR. Ia ingin
membeli aloy TDR saya, karena saya menjual nya , soal nya aloy tersebut sudah
tidak saya pakai lagi.
Dan ia datang
sudah janjian dengan saya, karena saya ingin menginstall ulang laptop saya,
karena laptop Acer saya sedikit bermasalah windows nya, jadi saya ingin
memperbaikinya dengan cara di instal ulang.
Jadi, kedatangan
pak joyo tersebut sekalian untuk
mengambil Aloy TDR yang di cari nya juga sekalian saya minta kawanin ke Kota
Binjai untuk membawanya ke toko komputer untuk di instal ulang.
Singkat cerita
kami pun berangkat berdua, pak joyo yang mengendarai keretanya , sedangkan saya
di boncengnya, dan saya membawa lingkar Aloy TDR tersebut ke rumahnya dan saya
membawa laptop saya yang letak di tas saya.
Kemudian kami
pergi ke arah kota binjai, dan ketika itu sudah pukul 6 sore lewat, dan adzan
maghrib pun berkumandang.
Kemuadian kami
berdua pun singgah ke mesjid agung di dekat BSM (Binjai SuperMall) sebentar,
karena adzan sudah memanggil kami untuk menunaikan ibadah sholat maghrib
berjamaah.
Kemudian kami
parkirkan keretanya di tempat parkiran, dan kemudian kami pun mengambil wudhu
di tempat wudhu.
Kemudian saya
meletak kan tas saya di daerah yang susah di jangkau orang, yang jauh dari
pintu masuk, di bagian pinggir mesjid, saya letak demikian karena saya waspada
untuk menjaga barang berharga ini.
Saya letak tas
saya yang berisikan Laptop saya di bagian pinggir, tepat dekat shaf kelima
begitu juga helm LTD warna hitamnya pak joyo. Singkat cerita kami pun
memnunaikan ibadah sholat maghrib berjamaah.
Kemudian di
dalam sholat saya itu, saya merasa ingin cepat-cepat siap karena saya ingin
melihat laptp dan helm LTD nya masih ada atau tidak, maklum saja karena kan
saya bawa barang yang berharga pastinya waspada donk.
Dan ketika saya
siap sholat, saya langsung menoleh ke arah Tas saya tersebut dan LTD hitam pak
joyo, jantung saya berdetak sangat kencang, saya terkejut, tas saya dan helm
nya sudah tidak ada di tempat itu lagi.
Kemudian saya
pun panik, saya langsung ngelapor ke BKM dan seluruh jama’ah di situ, semuanya
terkejut dan membantu saya mencari tas saya yang berisikan laptop saya dan juga
helm LTD hitam pak joyo.
Kemudian singkat
cerita tas saya itu dan helm LTD hitam tersebut pun sudah hilang di curi oleh
pencuri jahannam itu. Saya tidak tahu siapa pelakunya, saya sangat sedih, dan
saya sangat tidak ikhlas dengan kejadian itu.
Saya pun
mendoakan agar pencuri jahannam itu untuk di hukum seberat-berat nya oleh ALLAH
SWT, agar ia tahu bagaimana perasaan sedih saya ketika itu.
Saya tidak
terima karena kejadian pencurian itu terjadi di tempat yang suci, tempat ibadah
nya umat muslim. Dan saya tidak terima itu, saya lagi melakukan hal kebaikan,
malah saya mendapat kemalangan. Saya sangat terkerjut dan sedih ketika itu,
Begtiu lah
kejadian pencurian laptop di Mesjid
agung yang saya alami, kemudian saya pun pulang ke rumah untuk menenangkan
diri.
Dan saya ingat
kan untuk semuanya yang membaca cerita pendek pengalaman pribadi ini, hati-hati
lah dimana pun anda berada, jaga baik-baik barang berharga anda.
Sekian dulu
cerita pengalaman pribadi saya dan Terima kasih telah membaca cerita saya, ini
benar-benar pengalaman yang sangat sedih dalam hidup saya, L saya
belum pernah kehilangan barang berharga sebelumnya, tapi saya tetap
Berprasangka yang baik kepada ALLAH SWT, mungkin ada sesuatu maksud yang akan
diberi-Nya kepada diriku, saya tetap istiqomah, mungkin akan ada sesuatu hal
yang besar yang akan saya dapat. Amiiinn J